Saudi Pertimbangkan Pengurangan Jeda Azan dan Iqamah

Azan dan Iqamah – Anggota dewan syura saudi ata al-subaiti mengajukan proposal tentang anjuran pengurangan sela waktu antara azan dan juga iqamah jadi 5 menit, paling utama di masjid-masjid publik. usulan itu masih dipelajari departemen urusan panggilan dan juga tutorial islam.

 

 

Dikutip dari asharq al-awsat, selasa (21/2), al-subaiti menghitung, bahwa pengurangan sela waktu waktu buat shalat itu benar mempunyai sebagian pertimbangan. kesatu, dalam islam, tidak terdapat jangka waktu tertentu antara panggilan buat shalat. 

tetapi, ia menekankan, melakukan shalat pas waktu bakal lebih baik, setimpal dengan fatwa ulama muhammad ibn uthaymean.

Karna itu, bagi ia, tiap wilayah dapat memastikan waktu bersumber pada kepentingan masyarakatnya. 

kedua, pengurangan sela waktu waktu membolehkan pekerja di mal ataupun tempat-tempat komersial, buat mampu melakukan shalat berjamaah. bagi ia, pertimbangan kedua ini ikut memikirkan kepentingan pembeli dan juga investor.

Usulan ini seorang diri mengacu kepada sela waktu waktu shalat, yang lazimnya membikin toko-toko tutup buat waktu yang relatif cukup lama saat sebelum panggilan iqamah buat shalat, dekat satu separuh jam. perihal ini dinilai dapat mengganggu kepentingan warga, mengingat berartinya waktu untuk saudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *