Ilmuwan Temukan Mikroba Pengurai Sampah Plastik

Ilmuwan temukan jalan keluar untuk kurangi limbah sampah plastik dalam hitungan hari. Sistem ini menghimpit saat menghancurkan sampah plastik umumnya memerlukan 10 sampai 12 th. untuk terurai.

Penemuan perlu ini diketemukan dengan tidak berniat pada th. 2016. Waktu itu mikroba bakteri di satu tempat pembuangan limbah pabrik di Jepang diketemukan sudah berevolusi untuk menelan plastik.

Waktu itu ilmuwan menarik rangkuman kalau bug jadi penyebabnya perubahan pada susunan enzim mikroba. Penemuan tidak terduga ini seolah menunjukkan kalau ada ruangan untuk mengingkatkan kekuatan enzim dlam sistem daur ulang sampah plastik.

” Keberuntungan seringkali memainkan peranan perlu dalam riset ilmiah, tidak kecuali penemuan ini yang menggerakkan kita lebih dekat ke jalan keluar daur ulang untuk tumpukan sampah plastik yang dibuang, ” tambah pakar biologi struktural John McGeehan dari Universita Portsmouth, Inggris.

Saksikan juga : Peneliti Dapatkan Cara Dengarkan Nada Tabrakan Lubang Hitam
McGeehan dengan tim peneliti yang tergabung dalam Laboratorium Daya Paling barukan Nasional (NREL) dibawah Departemen Daya AS tengah menyelidi susunan kristal enzim PETase. Enzim ini menolong mikroba ideonella sakaiensis waktu mengurai botol plastik PET (Polietilena terephtahalate) di Jepang yang dengan tidak berniat membuatnya terurai lebih cepat.

Kandungan bakteri sakaiensis yang telah ada pada plastik memiliki bahan PET sudah dipatenkan pada 1940-an serta membuatnya dapat berevolusi untuk menelan plastik–meski kecepatannya dinilai lambat. Satu botol plastik terdaftar membutuhkan saat beratus-ratus tahun untuk dapat terurai dengan alami.

Dibanding produksi sampah plastik di planet ini yang menjangkau miliaran ton ditempat pembuangan di kuatirkan dapat mencemari laut serta meneror kehadiran ekosistem di dalamnya.

Penemuan McGeehan dengan timnya dijagokan dapat menghancurkan PET cuma dalam hitungan hari saja.

Saksikan juga : Peneliti Muda Ungkap Argumen Penganut Bumi Datar Semakin ‘Eksis’
” Sesudah 96 jam, anda bisa lihat dengan terang lewat mikroskop elektron kalau PETase bisa mengurai PET. Tes ini memakai contoh riil dari apa yang diketemukan di daratan serta lautan, ” tambah pakar biologi NREL, Bryon Donohoe seperti dirangkun The Guardian.

Cahaya X menolong mengukur efisiensi PETase pada tingkat molekuler memakai jenis 3D memiliki resolusi ultra tinggi dari siklus aktif yang sukses di tangkap serta dipecahkan.

” Dengan alat ini kami dapat lihat langkah kerja dari katalis biologis serta bikin biru dari enzim ini serta membuatnya lebih cepat serta lebih efektif, ” tambah McGeehan.

Muatan enzim dalam versus rekaysa terdaftar dapat bekerja 20 % lebih efisien dalam memecahkan plastik dibanding enzim alami. Tim yang ikut serta menyebutkan temuan ini perlu untuk dimaksimalkan serta ditambah jumlahnya untuk mendaur ulang sampah plastik serta bahan beda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *